Loading

Sabtu, 11 Januari 2014

IBU HAMIL TAK WAJIB MINUM SUSU

IBU HAMIL TAK WAJIB MINUM SUSU


susu ibu hamil
“Sudah minum susu belum?? Jangan sampai lupa loh, ini demi janinmu.”
Nasehat seperti ini rasanya tak asing lagi buat kita yang berbadan dua, seolah minum susu merupakan kewajiban. Hingga, mereka yang tak doyan susu pun akhirnya memaksakan diri meminumnya. Sampai-sampai ada ibu hamil yang khawatir akan perkembangan janinnya gaa-gara perut si Ibu tak bisa menerima susu alias selalu mual muntah setiap kali minum susu. Lantas perlukah susu hamil dan menyusui dikonsumsi dan apa saja kelebihannya?
Menurut Dr. Maria Poppy Herlianty SpGK, sebetulnya susu untuk ibu hamil dan ibu menyusui tidak jauh beda dengan susu biasa, namun ada penambahan beberapa zat gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil dan menyusui, seperti tinggi asam folat, tinggi kalsium, rendah lemak, vitamin dan mineral.
Dr. Maria tak menyalahkan bila ibu hamil dan ibu menyusui memaksakan diri mengkonsumsi susu tersebut karena banyak manfaat yang didapat. Salah satunya adalah untuk memenuhi kebutuhan zat gizi mereka yang belum didapat selama periode itu, misalnya kalsium. Kalsium dari susu lebih mudah di serap dibandingkan dari tablet kalsium.
Meski bermanfaat tidak ada keharusan bagi ibu hamil dan menyusui untuk minum susu. Susu khusus ibu hamil sebetulnya tak begitu dibutuhkan sepanjang pola makan ibu hamil terjaga, baik bagi kesehatan pribadi ibu ataupun untuk pertumbuhan si janin. Nah, masalahnya adalah saat perempuan hamil muda, kualitas dan kuantitas kadang tak terpenuhi. Sehingga banyak wanita hamil yang memilih mengomsumsi suplemen, termasuk susu khusus ibu hamil.
“Tidak masalah tidak meminum susu khusus ibu hamil dan menyusui asalkan diperhatikan saja zat gizi yang perlu ditambah misalnya apakah kurang kalsium ataukah asam folat,”katanya. Dan tentunya akan lebih ekonomis jika menambah tablet vitamin atau mineral karena susu ibu hamil dan menyusui jauh lebih mahal.
Lebih lanjut dia memberikan alasan mengapa susu penting bagia kesehatan ibu dan janin. Susu untuk ibu hamil umumnya tinggi asam folat yang befungsi untuk mebantu pembentukan tabung syaraf otak janin. Juga tinggi kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi. Selain itu ramah lemak karena kandungan lemaknya lebih rendah dibanding susu murni sehingga mengurangi resiko kegemukan. Vitamin dan mineral berfungsi untuk melengkapi gizi dan nutrisi selama masa persiapan kehamilan. Dalam segelas susu terdapat protein yang berperan untuk pembentukan janin, plasenta, meningkatkan daya tahan tubuh ibu, agar tidak terserang penyakit, meningkatkan kualitas ASI, memelihara tubuh ibu dan pembentukan kembali sel-sel tubuh yang rusak karena kehamilan maupun melahirkan.
Meminum susu kehamilan dan menyusui ada baiknyadiawal kehamilan karena kebutuhan asam folat sangat penting untuk pembentukan otak dan susunan saraf pusat. Na, disinilah pentingnya perilaku makan sehat ibu sebelum hamil karena pada saat pertumbuhan otak dan susunan saraf pusat biasanya (sebagian besar) ibu tak menyadari bahwa dirinya hamil. Dengan kata lain disaat pertumbuhan otak  dan susunan saraf pusat ibu tak menyiapkan secara khusus pemenuhan zat gizinya sehingga perilaku makan diawal kehamilan ini sama seperti pola makan sebelum hamil.seandainya berniat memenuhi dari susu maka sebaiknya dikonsumsi bahkan sebelum tahu dirinya hamil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar